Sunday, April 12, 2020

Telah Lama Menanti Akhirnya Buruh Angkut Kota ini Terima Bantuan

Bengkulu, Darah Juang- Penghasilan menurun di saat merebaknya Virus Corona Disease (Covid-19), membuat para warga Bengkulu yang berprofesi sebagai buruh kuli angkut kesulitan menjalani kehidupannya dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari. 

Hal tersebut diungkapkan Saifudin (58), yang sudah 7 tahun berprofesi sebagai kuli angkut barang, menurutnya dampak Covid-19 sangat dirasakan dan berdampak juga pada pendapatan yang terus menurun. Apalagi ia harus menghidupi 1 orang istri dan 3 orang anaknya. 

"Sudah dua bulan ini penghasilan kami menurun, munculnya Covid-19 yang membuat arus barang menjadi tersendat. Oleh sebab itu, penghasilan kami sebagai kuli panggul juga berpengaruh, biasanya mendapatkan 100 ribu/hari, sekarang menurun jauh bahkan tidak dapat sepeserpun. Hadirnya pemerintah (Gubernur Rohidin) memberikan kami beras, membuat kami optimis disaat seperti ini kami memang sangat butuh bantuan. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur yang sudah peduli, dan mendengarkan keluh kesah kami para buruh," ungkap Saifudin yang merupakan koordinator Serikat Pekerja Lembak.

Senada dengan itu, Saiful (55) yang juga sudah cukup lama menekuni profesi kuli angkut barang ini, sekitar 10 tahun yang lalu. Ia mengutarakan, setiap hari untuk mencukupi kebutuhannya dan keluarga yang hanya bersumber dari pekerjaannya sekarang. Jika pendapatannya terus menurun, tentu akan berdampak pada kehidupan sehari-hari. 

"Setiap hari, penghasilan kami kadang ada kadang tidak. Ya.. ini karena minimnya jumlah angkutan barang yang masuk ke gudang, sedangkan kehidupan kami berharap dari penghasilan setiap hari ini. Ia pun, mengucapkan terima kasih atas kedatangan orang nomor satu di Bengkulu (Gubernur Rohidin) yang telah menyalurkan bahan pangan pokok (beras) kepada kami, ini sangat membantu keluarga kami untuk tetap makan," jelas Saiful yang merupakan warga Tebeng ini.

Pada kesempatan ini, Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan penyaluran bahan pangan ini tentu nilainya tidak seberapa, namun diharapkan dapat membantu kehidupan bapak sekalian.

"Saya tahu, bantuan pangan ini (10kg beras) tidaklah seberapa untuk menghadapi dampak Covid-19, namun ini merupakan tahap awal. Setelah ini, akan ada bantuan lainnya menjelang memasuki bulan ramadhan. Jadi data yang sudah terhimpun dibakukan betul supaya kedepan tidak kesulitan lagi," pinta Gubernur. (Roni Marzuki)

No comments:

Lockdown: Upaya Perlindungan Bagi Keselamatan Rakyat

Oleh: Medio Yulistio, SE Melihat grafik kenaikan korban virus  Corona (Covid-19) di Indonesia ini sungguh mengkhawatirkan. Laju tumbu...