Tuesday, May 5, 2020

Gubernur Rohidin Sampaikan Terima Kasih atas Dedikasi Irjen Pol Supratman



Bengkulu, Darah Juang- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi Irjen Pol Supratman selama menjabat sebagai Kapolda Bengkulu masa jabatan 22 Januari 2019 s/d 1 Mei 2020 saat terima silaturahmi di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Selasa (05/05).

"Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Irjen Pol Supratman atas dedikasi selama menjabat Kapolda Bengkulu 1,5 tahun. Dibawah kepemimpinannya, sinergi antara Pemprov Bengkulu dan Polda Bengkulu sangat baik," ungkap Gubernur Rohidin.

Pemindahan tugas Irjen Pol Supratman ini sesuai telegram Kapolri bernomor ST/1377/KEP/2020, Jumat (1/5/2020), sejumlah perwira tinggi juga dirotasi posisinya.

Termasuk Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman dipindah tugaskan dalam jabatan barunya sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sekolah Pimpinan Staf (Sespim Lemdiklat Polri).

"Selamat bertugas di tempat yang baru Irjen Pol Supratman, semoga dimasa yang akan datang bisa kembali berbuat bagi Bumi Rafflesia," tutup Gubernur Rohidin.

Sebagai gantinya, Polda Bengkulu dipimpin Brigjen Pol Teguh Sarwono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Maluku. *(Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).*

Setelah Lampung, Emtek Peduli Corona Kini Bergerak Ke Jambi


Jakarta, Darah Juang- 5 Mei 2020 Amanah pemirsa melalui EMTEK Peduli Corona terus dijalankan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dengan mendistribusikan bantuan kepada tenaga medis dan seluruh saudara kita yang terdampak oleh pandemi COVID-19 di berbagai wilayah Indonesia. 

Jelang pendistribusian 10,000 paket sembako melalui Mitra Bukalapak yang dijadwalkan  mulai besok (6/5), EMTEK Peduli Corona hari ini secara bersamaan kembali menyalurkan ribuan APD untuk tenaga medis di beberapa rumah sakit di Pulau Jawa dan Sumatera.

Setelah sebelumnya distribusi bantuan diberikan kepada beberapa RS di Lampung, Banten, Semarang dan NTT, pada 5 Mei 2020 hari ini giliran beberapa Rumah Sakit di Jakarta, Jawa Tengah hingga Jambi yang menjadi sasaran distribusi APD.

Di Jakarta, RS Fatmawati dan RS POLRI Kramat Jati menerima 150 hazmat, 150 safety google, 150 face shield, 150 foot cover, 1,500 masker bedah, 1,500 safety gloves serta 500 masker non medis. Sementara RS Brimob Kelapa Dua dan RS Harapan Kita menerima 100 hazmat, 100 safety google, 100 faceshield, 100 footcover, 1,000 masker bedah, 1,000 safety gloves serta 500 masker non medis.

Bergeser ke Jawa Tengah, APD yang dikirimkan EMTEK Peduli Corona seperti 100 hazmat, 500 masker bedah serta 80 masker N95 telah tiba di RSUD Bendan Pekalongan dan RSUD Bagas Waras Klaten.

Sementara bantuan APD berupa 100 hazmat, 500 masker bedah serta 80 masker N95 untuk RS St. Theresia di Jambi diperkirakan akan tiba besok (6/5).

Hingga hari Selasa, 5 Mei 2020 Emtek Peduli Corona sudah menerima amanah uluran tangan pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak dan pembaca Liputan6.com senilai Rp 12,225,157,219. Mari wujudkan kepedulian kita untuk para pahlawan medis yang berjuang di garda terdepan serta saudara-saudara kita akibat pandemik yang masih berlangsung, melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta melalui platform aplikasi Bukalapak di Serbu Seru Bukalapak. (Rls Indosiar)

Monday, May 4, 2020

Aksi Sosial Umat Budha Bengkulu Jelang Waisak, Berikut Liputannya:

Bengkulu, Darah Juang- Umat Buddha Provinsi Bengkulu   yang dikordirnir MAPANBUMI  (Majelis Pandita Buddha Maitrea Indonesia)  Menjelang perayaan Waisak 2564  BE/2020  telah menyalurkan bantuan Sembako sebanyak 150  paket  sembako.  

Adapun isi paket sembako berupa 5 kg beras, 2 liter minyak,  1 kg gula, 3 bunkus mie  telur kriting, 1 bungkus Biskuit  1 kotak teh celub.   Ratusan sembako ini dibagikan dalam Chandraji membantu langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan masyarakat yang terkena dampaknya. Ketua  MAPANBUMI  Chandra Thjie menyampaikan  Banyaknya masyarakat yang di PHK oleh perusahaan dari tempatnya bekerja hingga batas waktu yang belum ditentukan.  

Ini menambah daftar panjang kesusahan warga masyaraakat saat ini. Inilah alasan MAPANBUMI  dan YAYASAN PARAMITA FOUNDATION    (Yayasan Dana Paramita Buddha Maitrea Indonesia)   hadir untuk sedikit lebih meringankan beban masyarakat.  Ujarnya

Sementara di tempat terpisah  Ketua Yayasan  Paramita Foundation  Romo  Candraji  Pada  awak media    menjelaskan bahwa  MAPANBUMI  dan YAYASAN PARAMITA FOUNDATION  bekerja sama dengan Bimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu    telah menyalurkan bantuan di Kecamatan Gading Cempaka. Adapun bantuan ini disalurkan pada yang  warga membutuhkan seperti  tukang ojol, ojek dan masyarakat yang terkena dampak corona.   

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu yang diwakili Pembimas Buddha Warlan, SE., M.Pd mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam dalamnya atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara  MAPANBUMI  dan Yayasan Paramita Fundation  selama ini. Ujar  Warlan   Semoga bantuan yang di berikan dapat membantu meringankan saudara –saudara kita yang terkena dampak Covid 19  tegas warlan. (Roni Marzuki)

Saturday, May 2, 2020

SIARAN PERS "10,000 Paket Sembako Disalurkan Emtek Peduli Corona Melalui Mitra Bukalapak"

Penyaluran Bantuan Lebih Meluas dan Masif Melalui  50 Warung Yang Tersebar di Jabodetabek

Jakarta, 2 Mei 2020

EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) terus merealisasikan amanah yang diemban dengan terus menyalurkan bantuan kepada mereka yang terdampak akibat wabah COVID-19 di berbagai wilayah Indonesia. 

Hari Minggu 3 Mei 2020 esok, akan diserahkan 250 paket sembako dan 1,000 masker kepada warga yang membutuhkan di Jagakarsa-Jakarta Selatan. Pada kegiatan tersebut, Emtek Peduli Corona juga turut membantu menyalurkan 800 paket sembako hasil sumbangan dari donatur di wilayah yang sama.

Aksi YPP akan berlanjut dengan mendistribusikan 10,000 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan masuk dalam daftar yang diserahkan YPP kepada Bukalapak. Warga yang sudah memiliki kupon dari Bukalapak dapat menukarkannya dengan paket sembako melalui 50 warung Mitra Bukalapak di seluruh Jabodetabek. 

Pembagian akan dilakukan dalam 2 tahap yakni 6 – 15 Mei 2020 dan 16 – 22 Mei 2020 sebanyak 5,000 paket sembako di setiap tahapnya. Setiap warga yang hendak menukarkan kuponnya diwajibkan membawa KTP dan tidak dapat diwakilkan. Pendistribusian dengan mekanisme seperti ini sengaja dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam physical distancing dan PSBB. Emtek Group memberdayakan seluruh sumber daya yang dimilikinya untuk dapat membantu masyarakat agar lebih meluas dan masif, melalui mitra Bukalapak yang merupakan bagian dari Emtek. Diharapkan mekanisme seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

Sejak program Emtek Peduli Corona digulirkan pertengahan Maret silam, terhitung sampai 1 Mei 2020 kemarin, 1,600 baju hazmat, 15,700 masker bedah, 2,460 masker N95 dan 150 liter hand sanitizer telah dipersembahkan kepada pejuang medis yang tengah berjuang memerangi Covid-19 di garda terdepan yang tersebar di berbagai rumah sakit hingga puskesmas di berbagai wilayah Indonesia. Perhatian serupa juga diberikan Emtek Peduli Corona kepada masyarakat umum dengan mendistribusikan ragam kebutuhan pencegahan penyebaran COVID-19, antara lain 740 liter cairan disinfektan, 37 disinfektan sprayer, 2,400 botol hand sanitizer, 2,050 makanan siap saji dan 15,600 paket sembako.

Hingga hari Sabtu, 2 Mei 2020 Emtek Peduli Corona sudah menerima amanah uluran tangan pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak dan pembaca Liputan6.com senilai Rp 11.755.977.709. Mari wujudkan kepedulian kita untuk para pahlawan medis yang berjuang di garda terdepan serta saudara-saudara kita akibat pandemik yang masih berlangsung, melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta melalui platform aplikasi Bukalapak di Serbu Seru Bukalapak. 

Buka hati anda, ulurkan tangan anda, donasikan sebagian rezeki anda melalui Emtek Peduli Corona. Mari bersama bergandengan tangan, kepedulian kita harapan mereka.

Follow our social media:

Website: www.indosiar.com                                                    
Facebook: @IndosiarID.TV                                                     
Twitter: @Indosiar                                                                   
Instagram: @indosiar                                                              
Vidio: @indosiar                                                                      

Website: www.ypp.co.id                  
Facebook: yayasan pundi amal peduli kasih
Twitter: @YPP_ivmsctv
Instagram: @ypp_indosiarsctv
Vidio: @ypapk                                                                      

Website: www.sctv.co.id
Facebook: /SCTV
Twitter: @SCTV
Instagram : @SCTV
Vidio: @SCTV

Kompak, Pastikan Bantuan Covid-19 Sampai Tepat Sasaran Walikota dan Wawali Kota Bengkulu Pantau Pendistribusian Rasmi Via Medsos

Walikota Bengkulu Helmi Hasan menggunakan peci, dan Wawali Dedy Wahyudi menggunakan topi

Kota Bengkulu, Darah Juang- Tidak ingin ada permainan dalam menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana corona virus Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakilnya Dedy Wahyudi memantau penyaluran beras dan mi (RASMI) menggunakan media sosial dengan cara live langsung di fanspage facebook H.Helmi Hasan, SE, Instagram @helmihasanofficial dan juga live diakun facebook Dedy Wahyudi serta IG @ruang.dewa.

“Alhamdulillah hari ini kita suda melakukan pendistribusian beras dan mie (Rasmie) tahap ke- 3 di dua kecamatan yakni Ratu Agung dan Singaran Pati” Jelas Walikota Bengkulu Helmi Hasan di Balai Kota Bengkulu, Sabtu (2/5/2020).

Ditambahkan Wakil Walikota Dedy Wahyudi “Saya bersama pak wali langsung memantau proses pendistribusian rasmi hari ini menggunakan media sosial. Jika masi ada kekurangan dalam pelayanan pemerintah mengenai penanganan covid-19 seperti ada yang double dapat bantuan atau masi ada yang belum dapat maka akan diperbaiki kedepannya”. (Roni Marzuki)

Bawaslu Provinsi Bengkulu, Launching SKPP Daring


Bengkulu, Darah Juang-- Bawaslu Provinsi Bengkulu, Jumat siang (2/5), sekitar Pukul 15.00 WIB secara resmi melaunching Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring di Provinsi Bengkulu.

Koordinator Divisi pengawasan Bawaslu Provinsi Bengkulu, Fatimah Siregar S.Pd M.Pd selaku divisi yang akan memfasilitasi agenda ini tingkat Provinsi Bengkulu dalam kata sambutanya menyampaikan, sekolah kader sudah menjadi agenda Bawaslu secara nasional.

“Ditahun ini dilaksanakan secara Daring sebagai salah satu upaya melakukan physical distancing di tengah wabah virus corona (COVID-19),” kata beliau.

Fatimah Siregar S.Pd M.Pd menambahkan, tahapan pembelajaran akan dimulai tanggal 5 Mei hingga awal Juni.

“Peserta akan mengikuti agenda ini secara daring, dengan metode menonton video dari Bawaslu RI. Setidaknya ada 9 macam video yang wajib peserta saksikan. Selanjutnya peserta harus aktif bertanya dalam setiap sesi, dan juga akan mengikuti beberapa forum diskusi bersama Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/ Kota”, jelas Fatimah Siregar.

Bawaslu Provinsi berperan dalam menjalankan fungsi mendukung dan memfasilitasi SKPP Daring dapat berjalan sesuai rencana dan dapat mencapai target yang sudah ditentukan.

Launching SKPP Daring ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap S.P.,M.Si, dalam sambutanya menyampaikan setidaknya ada 204 peserta yang lolos untuk mengikuti SKPP Daring. Kalian nantinya adalah mitra Bawaslu di Provinsi Bengkulu, terutama dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.

“Semoga para peserta dapat serius dan maksimal mengikuti setiap agenda SKPP, khususnya ketika ada sesi berdiskusi. Kedepan Kader Pengawas ini dapat berkontribusi bagi Bawaslu,” ungkap Parsadaan Harahap S.P.,M.Si.

Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu ini juga menjelaskan, pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 sedang ada penundaan. Hasil kesepakatan bersama KPU, Pemerintah, DPR RI, DKPP, dan juga Bawaslu. Pada saat tahapan Pilkada sudah dimulai, saat itu peran kita semua agar Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Bengkulu dapat berjalan secara berkualitas. (AK)

Pemerintah Desa Wajib Anggarkan BLT untuk Warganya, Berikut Persyaratannya



Rejang Lebong, Darah Juang- Sesuai dengan arahan Presiden RI Ir H Joko Widodo masyarakat pedesaan berpulang mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari anggaran dana desa bagi warga terdampak wabah virus corona atau yang disingkat dengan Covid-19.

PMK Nomor 40 tahun 2020 menjelaskan “Pemerintah desa harus mengalokasikan anggaran dana desa untuk BLT diberikan kepada warganya selama 3 bulan sebesar Rp 600 ribu perbulan. Disebutkan juga warga yang memperoleh BLT adalah warga yang memenuhi syarat antara lain: bukan penerima PKH, Bantuan pangan Non Tunai dan Penerima Kartu Prakerja”

Diberikan oleh Pedomanbengkulu.com dengan JUDUL “BLT Rp 600 Ribu dari Dana Desa Wajib dalam Bentuk Uang“ Suardi Rifa'i mengungkapkan BLT ini harus dalam bentuk uang, Besarannya Rp 600 ribu per bulan untuk 3 Bulan. Kalau pencarian DD dilakukan pada Bulan Mei ini maka bantuan diberikan pada bulan Mei, Juni dan Juli. Pencairannya tidak boleh sekaligus tetapi tiap bulan”

Ditambahkan Suardi “tidak semua warga memperoleh BLT, tetapi warga yang memenuhi syarat seperti warga bukan penerima PKH, Bantuan pangan Non Tunai dan Penerima Kartu Prakerja”. (Roni Marzuki)

Soal Bantuan Covid-19, Presiden: “Jangan Takut Laporkan Pemimpin Nakal Termasuk Kades, Rt, RW Maupun Kepala Daerah”

Presiden RI Ir H Joko Widodo

Bengkulu,  Darah Juang- Menyikapi banyak informasi beredar bahwa banyak rakyat indonesia terdampak wabah virus corona (Covid-19) tidak mendapatkan bantuan, Presiden RI Ir H Joko Widodo mintak rakyat untuk berani melapor jika ada indikasi permainan dalam pendistribusian bantuan untuk rakyat indonesia terdampak Covid-19.

Dirilis dari JayantaraNews.com, Presiden RI Ir H Joko Widodo meminta seluruh rakyat indonesia yang ada siberbagai Provinsi Khusunya warga pedesaan untuk bersatu padu melawan Covid-19.

” Saya banyak mendengar dan melihat tentang orang-orang yang tidak mendapatkan bantuan dari kepala daerah, dengan alasan tidak ada data lengkap mengenai penduduk,” ungkap Presiden.

Ditegaskan Presiden “Pemerintah telah mengelontorkan dana begitu besar untuk membantu rakyat indonesia terdampak wabah covid-19, jadi jangan ada warga yang tidak mendapatkan bantuan hanya gara-gara sebagian orang memanfaatkan hak orang lain”

” Ingat! mau itu RT, RW, Lurah/Kades, Bupati, Wali Kota, Gubernur, kalau ada penyalahgunakan sembako dari pemerintah pusat maupun dana desa untuk seluruh rakyat yang tidak mampu, dan bantuan-bantuan tidak disalurkan tepat sasaran, saya tegaskan sekali lagi: akan saya Hukum Seumur Hidup. Sesuai hukuman para Koruptor dan para Korupsi!,” tegas Presiden”. (Rm)

Friday, May 1, 2020

Buta Mata


Oleh: Medio Yulistio, SE

Nama aslinya adalah Badra Mandrawata. Demi membalas kematian ayahnya, Barda Mandrawata terpaksa membutakan kedua matanya untuk dapat mengalahkan Mata Malaikat, penjahat buta yang sakti mandraguna. Barda kemudian dikenal sebagai pendekar perkasa dan legendaris, Si Buta dari Gua Hantu. Di dalam kisahnya, Si Buta adalah seorang petualang, berkelana ke berbagai pelosok nusantara ditemani oleh Wanara, monyetnya yang setia.

Komik yang dikarang oleh Ganes T.H ini sangat apik. Selain masalah roman percintaan, dendam, persahabatan, dan pengembaraan, kisah ini selalu menampilkan sisi heroik dari setiap penindasan yang terjadi. Dan bagi penikmat komiknya atau melalui film yang ditayangkan, sebagai pengelana yang penyendiri, si Buta meng-ilhami sisi kepahlawanan bagi banyak penggemar.

Banyak kisah perjalanannya dinusantara yang penuh dengan konflik dilematik kebatinan, salah satunya dengan sub judul "Neraka Perut Bumi", kejadiannya di Kalimantan dimana si Buta melawan tuan tanah bernama Karana - yang mengeksploitasi emas. Karana memiliki tangan kanannya bernama Lanimbu - ahli sihir suku Dayak, tapi kemudian bertobat karena welas asih si Buta. Disini si Buta bertemu gadis cilik bernama Mandrawati, anak Marni, mantan kekasih si Buta. Hati si Buta goyah karena mengingat sang Marni. Dimana Marni sendiri sudah menikah dengan Sapu Jagat. 

Pernikahan Marni bersama Sapu Jagat masuk dalam sekuel cerita di Banten dengan serial asal mula Si Buta Dari Gua Hantu, dimana awal mulanya ia membutakan diri lalu mempelajari ilmu membedakan suara yang digunakannya untuk membalas dendam kepada pembunuh ayahnya si Mata Malaikat (Sumber majalah TEMPO). 

Dalam bagian kisah ini si Buta harus memilih antara cinta dari masa lalu - atau tetap mendahulukan kepentingan orang tertindas. Dan akhirnya dia tetap memilih pada kepentingan orang banyak dalam menumpas kebatilan.

Mata Hati Dan Penglihatan Manusia
Si Buta Dari Gua Hantu

Ada pesan moral yang dapat ditangkap dari banyaknya kisah si Buta. Salah satunya adalah pentingnya membentuk hati sebagai pusat "penglihatan" - ia membutakan diri untuk sebuah kemampuan melihat esensi dari setiap hal dari sisi yang berbeda - sebab mata seringkali menipu kita dengan berbagai macam tipu muslihat - apa yang kita pandang bukanlah sebuah kebenaran - dan bukanlah merupakan tujuan hakiki dalam kehidupan.

Menurut Ibnu At-Thoilah manusia mempunyai dua mata, yaitu mata Zahiriyah dan mata batin, mata Zahir berfungsi untuk melihat hal-hal yang sifatnya fisik,sedangkan mata batin berguna untuk melihat hal-hal metafisik. Mata Zahiriyah termasuk dalam susunan tubuh manusia. Mata hati adalah mata yang terdapat dalam hati, hati disini bukan hati segumpal daging yang ada di tubuh manusia, hati disini bersifat metafisik yang tidak bisa di uraikan secara fisik, hati dan mata hati termasuk dalam hal-hal perkara gaib Ibnu At-Thoilah mengistilahkannya dengan Latifah Rabbaniayah atau hal-hal yang menjadi rahasia Tuhan. 

Mata hati berfungsi untuk melihat perkara-perkara yang ghaib atau perkara yang tidak bisa di uraikan dengan fisik. Mata hati di istilahkan oleh Ibnu At-Thoilah dengan Bashiroh. Apabila mata hati sehat maka ia bisa melihat keagungan Tuhan dan bisa mendekatkan hati dengan Tuhan, mata Zahir berguna untuk melihat fakta sedang mata batin melihat makna di balik fakta (Sopyan Kamal).

Begitu pentingnya mata hati sebagai puncak dari kekuatan (lima) panca indera yang kita miliki. Hati menjadi penentu antara sesuatu yang bersifat benar - layak - atau sepatutnya. Sehingga imam Al- Ghazali membuat buku yang berjudul Mukasyafatul Qulub atau “Rahasia Ketajaman Mata Hati”, sebuah buku yang merefleksikan kehidupan kita seutuhnya agar dapat mengasah mata hati untuk dapat digunakan sebagai senjata utama dalam menatap kehidupan yang fana. 

Si Buta dari goa hantu adalah pahlawan yang kita rindukan dalam kehidupan nyata. Seseorang yang mampu melepaskan pernak-pernik dunia untuk berjalan dalam pengabdian kepada manusia lainnya. Kisah-kisahnya menjunjung tinggi kemurnian dalam entitas kemanusiaan. 

Di kehidupannya si Buta telah menghilangkan subjektifitas dari wujud - rupa - dan fisik sebagai akibat dari penglihatannya. Ia menilai dari apa yang tersirat - bukan yang tersurat - apalagi yang tercitrakan. Dia-pun tak mendambakan tepuk eluh dari simpatisan ataupun pendukungnya dengan simbol-simbol penghargaan atas yang diperbuatnya. Tanpa stiker, umbul-umbul, baliho - ia datang disaat yang lemah sedang membutuhkan - dan dia kembali menghilang ketika tugas kemanusiannya telah selesai - selalu seperti itu.

Si Buta "bertuhan" pada keyakinan atas - yang kuat agar melindungi yang lemah - yang mampu menolong orang yang tidak mampu - dan orang yang memiliki kelebihan agar dapat memberi kepada yang berkekurangan. Dan dia tidak butuh "agama" dalam melakukan kewajiban kemanusiannya.

Selain itu dalam kisah heroik ini ada pesan yang kerap disampaikan untuk kita semua; kebatilan bisa saja menang, tapi ia tidak akan bertahan lama.

Narasi diambil dari akun resmi facebook penulis.
Penulis adalah Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bebgkulu. Sempat menjadi Ketua umum HMI Cabang Bengkulu Tahun 2008-2009 Kemudian melanjutkan proses perkaderan di Hmi menjadi salah seorang pengurus (Pengurus Besar "PB" HMI) Tahun 2009-2012

Hari Buruh 2020, Tetap Semangat Bangun Bengkulu

Gubernur Rohidin Tekan Pengangguran dan Kemiskinan di Angka Terendah

Bengkulu, Darah Juang- Tiap 1 Mei, peringatan Hari Buruh Internasional alias May Day selalu sarat dengan tuntutan peningkatan kesejahteraan hidup buruh atau pekerja hingga pada persoalan pengangguran dan kemiskinan.

Pengangguran dan kemiskinan di provinsi Bengkulu terus mengalami penurunan di angka terendah sejak 5 tahun terakhir era kepemimpinan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Dari data Badan Pusat Statistik Bengkulu menunjukkan angka kemiskinan Bengkulu dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan signifikan sepanjang sejarah provinsi Bengkulu beridiri.

Tercatat sejak September 2015, angka kemiskinan Bengkulu berada di angka 17,16%. Pada tahun 2016 turun jadi 17,03%. Tahun 2017 kembali turun jadi 15,59%. Sementara tahun 2018 juga mengalami penurunan di angka 15,41% dan pada tahun 2019 turun hingga angka 14,91%.

Sementara angka pengangguran provinsi Bengkulu terus digenjot ke angka terendah. Mulai di angka 4,91% pada tahun 2015 hingga terus mengalami penurunan pada tahun 2018 di angka 3,51% dan terendah di angka 3,39% pada tahun 2019. Sehingga provinsi Bengkulu berhasil menurunkan angka pengangguran terendah se Sumatera dan terendah ketiga nasional.

Kerja keras Gubernur Rohidin terbayar dengan perolehan berbagai prestasi tingkat nasional dan mendapat mengakuan publik dari berbagai kategori. Dalam ketegori tata Kelola birokrasi, Bengkulu berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua kali berturut-turut.

Pada ketegori insfrastrujktur potensial dan pelayanan publik, Bengkulu dua kali berhasil raih penghargaan platinum dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award yang diselenggarakan oleh PT. Tempo inti Media TBK dan Frontier Group.

Kepiawaian Gubernur Rohidin membangun koordinasi dengan lintas sektor, membawa provinsi Bengkulu dinobatkan sebagai pengendali inflasi terbaik nasional untuk wilayah pulau Sumatera.

Tidak hanya itu, indeks pembangunan pemajuan kebudayaan provinsi Bengkulu juga berhasil menempati posisi ke 4 terbaik nasional setelah Jawa Tengah, Bali dan Jogjakarta serta mengungguli angka rata-rata nasional.

Begitu juga kualitas pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat terus meningkat sehingga indeks pembangunan manusia di provinsi Bengkulu berhasil masuk dalam pembangunan manusia kategori tinggi dengan angka sebesar 70,64%.

Selain itu, indeks pembangunan pemuda di provinsi Bengkulu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 45,50% naik menjadi 59,83%.

Gubernur Rohidin yang dikenal sederhana dan akrab dengan semua kalangan ini juga berhasil membawa laju pertumbuhan ekonomi Bengkulu meningkat. Serta berhasil meningkatkan indeks pembangunan desa dalam rentan waktu sejak memimpin hingga 2018 tahun lalu.

Kepiawaian Gubernur Rohidin melakukan berbagai aksi dan terobosan juga berhasil meningkatkan investasi sejak lima tahun terkahir. Yang sebelumnya hanya 0,216  triliun melonjak menjadi 6,733 triliun.

Pada penyelenggaraan pemerintah daerah secara nasional, provinsi Bengkulu juga berhasil menempati posisi yang sangat baik jika dibandingkan sebelum kepemimpinan pemerintahan saat. (Rls Media Center Pemprov Bengkulu)

Gubernur Rohidin: Bengkulu Siap Tangani Covid-19 Dari Berbagai Aspek




Bengkulu, Darah Juang- GubernurBengkulu Rohidin Mersyah menegaskan, menghadapi penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah Bengkulu, bersama Pemda Kabupaten/kota, Pemprov Bengkulu sangat siap melakukan penanganan, baik dari sisi medis maupun sisi dampak sosial ekonomi.

Disampaikan Gubernur Rohidin, dari 12 kasus positif Covid-19 di Bengkulu, ketersediaan APD sangat aman, yaitu sebanyak 14 ribu unit, termasuk ruang perawatan dan tenaga medis.

Kemudian dari sisi logistik (non medis), lanjut Gubernur Bengkulu ke-10 ini, sudah sangat banyak yang disampaikan dari berbagai pihak, termasuk salah satunya dari Posko Gugus Tugas BUMN Provinsi Bengkulu.

Selain itu juga dari stok beras di Bulog Divre Bengkulu pada posisi aman hingga 3 bulan kedepan, serta hasil pertanian yang juga mencukupi di beberapa wilayah kabupaten.

"Jadi saya tekankan bantuan logistik ini belilah dari produk yang dihasilkan dari masyarakat Bengkulu, baik itu produk pertanian maupun UMKM, kemudian diikuti oleh 9 kabupaten 1 kota, sehingga geliat ekonomi kita akan tetap berjalan," terang Gubernur Rohidin usai Penyerahan Bantuan Alat Kesehatan dan Penunjang Lainnya Dari Korwil Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, di Posko Terpadu Penanganan Covid-19 (BPBD Provinsi Bengkulu), Jum'at (01/05/2020).

Silo Susanto selaku koordinator Gugus Tugas Covid-19 BUMN Bengkulu mengatakan, bentuk bantuan yang disampaikan BUMN di Bengkulu berupa APD dan alat kesehatan lainnya senilai 326 juta rupiah lebih.

"Ini merupakan bentuk kepedulian BUMN di Bengkulu atas penyebaran pandemi Covid-19 ini, ada 34 BUMN yang berkontribusi," jelasnya.

Adapun bantuan yang disampaikan dari BUMN Bengkulu ini yaitu 6.500 pcs masker medis, 40 pcs masker N95, 2.200 pcs masker non medis, 8.400 pasang sarung tangan dan 862 psc APD baju hazmat dan operasi.

Selanjutnya 13 unit wastafel portable, handsanitizer cair dan gel masing-masing 137 liter dan 132 botol, cairan disenfektan 140 liter, 2 unit alat spray disenfektan, 50 pasang sepatu boot serta obat-obatan senilai 10 juta rupiah. [Rian-Saipul]

Pemprov Bengkulu Terima Bantuan Dari Satgas Korwil BUMN Untuk Penanganan Covid-19




Bengkulu, Darah Juang- Pemerintah Provinsi Bengkulu menerima bantuan untuk penanganan Covid -19 dari Satgas Korwil BUMN Provinsi Bengkulu, di Posko Gugus Tugas Percepatan Penangananan Covid-19, Kantor BPBD Provinsi Bengkulu, Jumat (1/5).

Bantuan tersebut berupa, Alat Pelindung Diri (APD), Masker, Hand sanitizer, cairan Disninfektan dan juga Thermo Gun, yang ditujukan kepada  tenaga medis di rumah sakit rujukan yang ada di Provinsi Bengkulu.

Menurut Satgas Korwil Provinsi Bengkulu Silo Susanto, total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 326.321.870 berasal dari 34 BUMN yang ada di Provinsi Bengkulu. 

"Bantuan ini dari rekan-rekan BUMN dan nantinya melalui BPBD Provinsi akan disalurkan untuk RSUD M. Yunus, RSUD Bengkulu Utara serta RSUD Bengkulu Selatan," sebut Silo Susanto, yang juga GM Pelindo II Bengkulu ini.

lebih lanjut Silo mengungkapkan, sebelumnya Satgas Korwil BUMN juga telah menyalurkan bantuan berupa masker sebanyak 900 pcs untuk petugas kemanan dan para medis di perbatasan Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaiakan ucapan terimakasih kepada Korwil BUMN atas bantuan yang diberikan. 

"Terimakasih atas bentuk kepedulian, panggilan tanggungjawab untuk sama-sama  kita tangani wabah pandemi Covid-19 ini," tutur Gubernur Rohidin Mersyah.

Dijelaskan Gubernur, dalam situasi pandemi saat ini, tidak ada yang tidak terdampak, namun kita tidak boleh mengeluh tapi harus saling bahu membahu untuk mengatasi masalah itu.

"Kita harus semangat terus menghadapi situasi ini sesuai  tugas dan fungsi kita masing-masing," tegasnya. (Roni Marzuki)

Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Provinsi Bengkulu, Jumlah ODP Meningkat


Bengkulu, Darah Juang- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan melaporkan pada hari Jum'at (1/5) dari Posko Gugus Tugas, bahwa sebanyak 2 orang dilaporkan PDP dengan rincian; pertama inisial DPJ (50), berjenis kelamin laki-laki asal dari Bengkulu Tengah dan NK (76), berjenis kelamin perempuan asal dari Kota Bengkulu. 

Adapun riwayat untuk PDP berinisial DPJ tidak memiliki riwayat perjalanan dan hasil Rapid Test dinyatakan Unreaktif. Adapun keluhan yang dirasakan oleh DPJ ialah demam, muntah, dan kembung.  

Tambah Jadul, untuk PDP berinisial NK juga tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota dan memiliki hasil Rapid Test Unreaktif. Lalu,  untuk keluhan yang dirasakan oleh NK ialah demam, batuk, dan sesak. 

"Untuk PDP insial DPJ saat ini dirawat di Rumah Sakit HD Kota Bengkulu dan sedang menjalani penanganan medis. Namun, untuk PDP inisial NK ini sendiri sudah dinyatakan meninggal dan dimakamkan sesuai Protokol dalam penanganan Covid-19," jelas Jaduliwan. 

Hal ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bahwa PDP insial NK sudah meninggal 3 hari yang lalu di salah satu Rumah Sakit Swasta di Kota Bengkulu. "Pasien tersebut masuk ke Rumah Sakit dengan penyakit penyerta yang sudah dinyatakan kronis dan juga adanya gejala tambahan seperti demam, batuk, dan sesak," kata Hewan. 

Herwan juga meluruskan terkait keterlambatan ekspos data pasien yang meninggal tersebut. "Laporan PDP inisial NK yang meninggal pada hari Rabu kemarin, sebenarnya laporannya sudah masuk ke kita sejak 2 hari yang lalu,  tapi ekspos data kelengkapan pasien saja yang baru di update hari ini," tutup Herwan. 

Untuk diketahui, total jumlah tambahan ODP hari ini sebanyak 11 orang dengan rincian 1 berasal dari Bengkulu Selatan, 6 berasal dari Bengkulu Tengah,  2 berasal dari Seluma, dan 2 berasal dari Mukomuko. (Roni Marzuki)

Peduli Warga Bengkulu, HMI Unived Salurkan Bantuan Logistik Pangan


Kader HMI Komisariat Dehasen Sedang Menyalurkan Bantuan Covid-19

Bengkulu, Darah Juang- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu Kemarin, Kamis 30 April 2020 memadati jalanan di Simpang Lima Kota Bengkulu. Menariknya, Gerakan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Komisariat Dehasen ini bukan melakukan aksi massa seperti biasanya tetapi gerakan sosial menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak wabah virus corona.

Ketua Umum HMI Komisariat Dehasen, Septa menjelaskan kepada media ini gerakan sosial ini rutin dilaksanakan Oleh HMI Komisariat Dehasen setiap Bulan suci romadhon. Namun di tahun ini karena Bengkulu dilanda musiba wabah covid-19 aksi sosial digelar sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya.
Kader HMI Komisariat Dehasen Sedang Menyiapkan Sajian Makanan Untuk Disalurkan Kepada Warga Bengkulu Terdampak Covid-19

'Kita berharap langkah HMI Komisariat Dehasen ini dapat membantu Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19. Kita menyalurkan bantuan yang kumpulkan dari anggota aktif dan alumni selanjutnya disamapaikan kepada saudara kita yang membutuhkan seperti: Anak jalanan, pengemis, pengamen, juru parkir dan pedagang kaki lima” Jelas Septa.

Ditambahkan Septa “Sebelumnya dari iuran anggota aktif dan alumni terhimpun dana sebesar Rp. 690.000. (Enam Ratus sembilan puluh ribu rupiah dan suda kita salurkan” Jelas Septa Kembali.
Layanan HMI Komisariat Dehasen Bagi Dermawan Yang Ingin Berbagai Rejeki

“HMI Komisariat Dehasen saat ini masi bersedia menjadi perpanjangan tangan dermawan Bengkulu dan dari luar Bengkulu yang ingin membantu sesama. Jika ada yang ingin menyumbangkan sedikit rejekinya dapat dikirimkan ke rekening Atas Nama: Musfan Kholif (Pengurus HMI Komisariat Dehasen) dengan Nomor rekening Bank: BNI 0393767242. Jika bantuan berupa logistik Pangan HMI Komisariat Dehasen siap menjemput di lokasi dengan cara mengubungi Nomor Hp/wa: 089627283993” Tutup Septa. (Roni Marzuki)

Thursday, April 30, 2020

Mengejutkan, Tiba-Tiba Nenek Sebatangkara Kedatangan Tamu Gubernur Bengkulu

Gubernur Rohidin dan Rombongan Mengunjungi rumah Nenek Ngatirah Secara Tiba-tiba

Bengkulu Tengah, Darah Juang- Bukan pertama kali orang Nomor satu di Provinsi Bengkulu ini memberikan kejutan yang tak terduga kepada rakyatnya. Sebelumnya tahun 2019 lalu tidak disangka-sangka mengunjungi panti asuhan ASI SIPA argamakmur lalu membewa sejumlah oleh-oleh Dan Kendaraan bermotor roda dua yang dapat digunakan Kendaraan oprasional panti. Selain itu, kejutan yang digelar pada bulan suci romadhan pada tahun itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memperbaiki panti asuhan ASI SIPA menjadi panti yang lebih layak untuk ditempati sejumlah anak yang diasuh pengelolah.


Gubernur Rohidin sedang berbincang dengan Nenek Ngatirah

Kali ini giliran Nenek Ngatirah (90) warga Desa Panca Mukti Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah disambangi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah secara tiba-tiba.

30 April 2020 Kamis sore, Meskipun sedang menjalani ibada Puasa Gubernur Rohidin Mersyah dan rombongan tampak semangat mengunjungi rumah Nenek yang tinggal sendirian itu.

Bukan cuma bersilaturahmi Gubernur Rohidin beserta rombongan memberikan oleh-oleh sebagai bentuk perhatian Pemerintah dengan rakyatnya. Tidak hanya itu, Gubernur Rohidin akan membedah rumah Nenek Ngatirah agar rumahnya menjadi tempat tinggal yang lebih layak huni.

“Kita sama-sama berharap dengan adanya bantuan ini, Nenek Ngatirah dapat tempat tinggal yang layak dan nyaman mengingat usianya yang sudah sepuh," Harap Gubernur Rohidin.

"Ini adalah tanggungjawab kita bersama, serta butuh peran semua elemen mulai dari kepala daerah hingga perangkat desa dan masyarakat desa terdekat. Seperti pak kades juga bisa menyisihkan dana desa untuk membantu hal seperti ini," kata Gubernur Rohidin.

Sementara itu, Nenek yang sejak tahun 1973 diam di desa tersebut menceritakan kisanya kepada Gubernur Rohidin sudah ditinggal suaminya 10 tahun lalu. Mulai dari itu, untuk kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan bantuan dari masyarakat lingkungan sekitar seperti makan dan minum, megingat usia yang sepuh tak mampu lagi untuk mencari nafkah.

"Ya sehari-hari saya makan dibantu oleh tetangga. Saya sudah tidak bisa bekerja tapi yang paling penting saya tidak mencuri untuk makan," kisahnya usai menerima bantuan dari Gubernur Rohidin. (Roni Marzuki)

Atikah Khoirunnisa, Terbaring Lemah Akibat Syaraf Mata Berharap Datang Dermawan


BENGKULU UTARA, Darah Juang– Atikah Khoirunnisa adalah remaja berusia 15 Tahun asal Desa Karya Pelita Kecamatan Marga Sakti Sebelat Bengkulun Utara.

Sayangnya gadis cantik usia remaja ini tidak bisa menikmati masa remajanya seperti teman-teman seusianya. Ia justru hanya bisa terbaring lemah di kasur rumahnya, karena akibat gangguan syaraf mata yang sudah dideritanya selama dua tahun belakangan ini, ia tidak lagi dapat melihat.

Salah seorang anggota keluarga, Rinaldi menjelaskan "Atika suda dua tahun terahir mengalami sakit tidak bisa melihat. Awalnya Atika mengeluhkan sakit dibagian mata, lalu dibawah kerumah sakit terdekat. Menurut penjelasan medis yang merawat Atika saat itu ia (red) ada penyumbatan pada syaraf mata hingga Atika tidak bisa melihat. Karena keluarga keterbatasan dana untuk mengobati Ahirnya kini keluraga hanya bisa pasrah menerima keadaan Atika" Jelas Rinaldi.

"Kami sangat berharap ada dermawan Dan mungkin dari pihak Pemerintah terketuk hatinya untuk membantu kami dalam mengobati Atika" Harap Rinaldi" (Roni Marzuki)

KPK Ikut Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu


Bengkulu, Darah Juang - Tim Koordinator Wilayah V Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI turut serta dalam pengawasan dan pendampingan terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

Hal itu ditegaskan Ketua Tim Korwil V Korsupgah KPK RI Harun Hidayat saat menggelar Video Conference (VC) bersama pejabat daerah se-Provinsi Bengkulu, di ruang Pola Provinsi, Rabu (29/4).

"Tim korsupgah KPK RI ingin membantu penanganan covid-19 dan  menjaga agar penanganan covid-19 ini berjalan dengan baik," kata Harun Hidayat.

Ada tiga hal yang menjadi fokus pembahasan, sebut Harun,  pertama perbaikan dan tata kelola pemerintahan, penyelamatan keuangam dan aset daerah.

"Serta  pengawasan dan pendampingam refocusing dan realokasi anggaran terkait penanganan Covid-19," tegasnya.

Video Conference (VC) Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi atau  Monitoring Center For Prevention (MCP) 2020 bersama Deputi KPK RI ini diikuti juga oleh Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah yang mewakili pemerintah Provinsi Bengkulu.

Dalam VC tersebut Wagub Dedy Ermansyah menjelaskan, Provinsi Bengkulu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30,8 Miliar untuk penanganan Covid-19.

Dedy merinci, dari dana Rp 30,8 miliar itu, Rp 15 miliar untuk Jaringan Pengaman Sosial, kemudian sebesar Rp 15, 2 Miliar untuk kesehatan serta untuk dukungan Industri dan UMKM sebesar 600 juta.

"Kami sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama yang baik  dari teman-teman KPK untuk dapat memberikan supervisi,
pendampingam kepada kami, sehingga apa yang kami lakukan ini tidak salah arah dan tidak salah jalan tentunya," sebut Dedy Ermansyah.

Dedy juga memaparkan upaya yang telah dan terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu terkait penanganan Covid-19.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata Dedy, akan siap menindaklanjuti arahan KPK dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran terkait penanganan Covid-19.

"Pada intinya kita semua ingin penanganan Covid-19 ini tepat sasaran, akuntable dan tidak terjadi penyimpangan," tutupnya. (Roni Marzuki)

Wednesday, April 29, 2020

29 April 2020, update Covid-19 Bengkulu Tambahan Positif 4 Kasus & Indonesia Meninggal 784 Orang


Bengkulu, Darah Juang- Informasi terkini terkait mewabahnya virus corona (covid-19) di Provinsi Bengkulu kasus terkonfirmasi positif terjangkit corona virus bertambah 4 orang. Dengan demikian total keseluruan positif menjadi 12 orang dengan rincian 10 orang sedang menjalani perawatan 1 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, total kasus positif covid-19 bertambah 4 orang, sebelumnya 8 orang. 29 April 2020

“Penambahan pasien positif terjangkit corona virus sebanyak 4 orang. 6 pasien saat ini tengah menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu dan Rumah sakit Kepahiang, 2 orang menjalani isolasi secara mandiri di rumahnya. Namun, mereka terus dipantau petugas Dinkes Bengkulu”. Jelas Herwan

Sementara itu situasi global Indonesia dirilis dari https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/ terkonfirmasi positif terjangkit corona virus sebanyak 9771 orang dinyatakan sembuh seb orang sebanyak 784 orang. (Roni Marzuki)

*#LawanBersamaCovid19*
*#DiRumahAja*
*#JagaJarak*
*#MaskerUntukSemua*

Nakal, Setubuhi Anak Dibawah Umur Pemuda ini Bermalam Di Polres Bengkulu


Bengkulu, Darah Juang- Polres Bengkulu kembali melakukan jumpa pers, jumpa pers Polres disampaikan oleh Wakapolres Bengkulu Kompol Hendri Syaputra, S.IK didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Yusiady, S.IK beserta KBO Reskrim Iptu Joni Manurung, SH, Kanit PPA Ipda Arnita Nainggolan, SH dan Kanit Pidum Ipda Ayang Saputra, S.Trk. Dari jumpa pers ini merelease penangkapan tersangka RY (24) warga Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah.

RY diamankan lalu diinapkan di sel tahanan Polres Bengkulu lantaran telah melakukan persetubuhan anak dibawah umur. Jelas Kompol Hendri 28 April 2020.

Dasar penangkapan terhadap tersangka Ry dari laporan pihak korban dengan Laporan Polisi Nomor : LP/457-B/IV/2020/BKL/RES BKL tanggal 26 April 2020. (Roni Marzuki)

Tuesday, April 28, 2020

Soal Napi Banyak Bebas, Kombes Pol Sudarno S.Sos., M.H; Belum Ada Napi Bebas Berulah



Bengkulu, Darah Juang- Kekehawtiran warga Bengkulu dengan keamanan Bengkulu karena telah banyak Anak tahanan di Provinsi Bengkulu dibebaskan karena mendapat asimilasi dampak dari mewabahnya covid-19 mendapat Respon Positif dari Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno S.Sos., M.H.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno S.Sos., M.H menyampaikan sedikitnya ada 648 orang tahanan di Provinsi Bengkulu dibebaskan. Telah diterbitkan oleh 86News.com.

“Sejauh ini belum ada mantan napi yang telah dibebaskan berulah” Jelas Pol Sudarno.

Dilanjutkan Sudarno, pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Camat, Lurah, hingga ke tingkat RT dan RW. “Para napi-napi diasimilasi ini tinggalnya di mana untuk bersama-sama kita awasi kegiatan mereka, jangan sampai kembali melakukan kriminalitas,” jelas Kabid Humas.

Perlu diketahui bahwa narapida maupun tahanan bukanlah orang-orang yang sedang menjalani hukuman karena pernah melakukan kesalahan tetapi orang-orang yang sedang menjalani pembinanaan agar tidak melakukan kesalahan. Artinya, Pemerintah telah melakukan kajian dan analisa perubahan Sikap maupun mental sehingga napi maupun tahanan yang dibebaskan telah dianggap mampu hidup bermasyarakat normal tidak akan melakukan kesalahan kedua kalinya. Selain itu, Pemerintah juga akan melakukan pengawasan perkembangan perubahan mantan napi maupun tahanan agar benar-benar mampu beradaftasi bersama masyarakat.

Sementara itu, bahwa dengan maraknya tingkat kriminal di Bengkulu belum tentu para napi asimilasi yang melakukan kembali tindakan kriminal. Karena sampai hari ini belum ada laporan.

“Yang dihebohkan setiap tindakan kejahatan yang ada, oleh masyarakat seolah-olah dilakukan oleh napi asimilasi, dalam kondisi ekonomi sulit seperti ini, pasti ada dampak kepada kejahatan jangan semua dikaitkan dengan napi asimilasi,” Pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Oleh karena itu, napi atau tahanan bebas bukanlah sesuatu yang menjadi alasan warga untuk takut dan resa. (Roni Marzuki)

AMAN Bengkulu apresiasi : Suksesnya Ujian Paket C Masyarakat Adat


Lebong, Darah Juang--Suksesya Anggota Masyarakat Adat yang tergabung dalam AMAN Kabupaten Lebong mengikuti ujian paket c (Disetarakan), diapresiasi AMAN Bengkulu.

Ujian paket C (Disetarakan) Via Online ini dilaksanakan AMAN Rejang Lebong bekerjasama PKBM Cahaya Ilmu.

Ketia BPH AMAN Bengkulu Deff Tri menyampaikan, mengapresiasi telah terlaksanakanya ujian paket c (Disetarakan) bagi Masyarakat Adat di Lebong.

"Mengingat kemiskinan yang tercipta pada masyarakat adat hari ini dikarenakan penguasaan wilayah adat dan sistem kebijakan yang tidak berpihak terhadap masyarakat adat".

Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cahaya Ilmu telah diakui di Instansi Terkait sejak 28 Juli 2007 dengan Nomor Izin Operasional PKBM : 800/03/DISPORA/2017.

Anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Lebong Juan Antoni, kita bersyukur dapat memfasilitasi masyarakat adat untuk mengikuti ujian paket disetarakan.

“Ujian paket ini diikuti kurang lebih 50 siswa/i anggota masyarakat adat Lebong,” ungkap Juan.

Menariknya dalam ujian paket ini dilakukan di rumah peserta dengan Via Online.

“Demi mengikuti arahan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ujian paket ini dilaksakan dirumah peserta Via Online,” Juan Antoni menambahkan.

Ujian peket ini telah dimulai sejak hari Sabtu, 25 April 2021 hingga hari Selasa, 27 April 2020.

Anggota AMAN Lebong ini juga berharap, melalui ujian paket C (Disetarakan) ini, masyarakat adat mendapatkan pendidikan sekolah formal, khususnya bagi komunitas masyarakat adat yang ada di Kabupaten Lebong.

“Kedepanya masyarakat adat dapat lepas dari status tidak berijazah,” tutup Juan Antonio. (AK)

Laka Lantas Kembali Terjadi, Mobil Biddokkes Polda Bengkulu Hantam Tiang Listrik

Kota Bengkulu, Darah Juang- Kecelakaan lalu lintas Kembali Terjadi di Kota Bengkulu. Sekira jam 10.35 Wib, Selasa 28 April 2020 Mobil Biddokkes Polda Bengkulu dikemudikan oleh Ibnu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Adam Malik, depan Gudang Bulog Km 8.5 Kota Bengkulu.

Diketahui, Kendaraan Biddokkes Polda dikemudikan Ibnu ini menghantam Tiang Listrik sehingga terbalik di jalan Raya.

Dirilis dari indonesidetik.com untuk mengembalikan posisi Mobil ke posisi semula diangkat menggunakan mobil Direktorat Samapta. Alhamdulila Sopir mobil yang mengemudikan mobil ini tidak mengalami citdra dan tidak ada kerugian materi maupun non materi. Namun akibat kejadian ini sempat membuat jalan raya macet.

Peristiwa laka Lantas tinggal ini suda ditangani Polda Bengkulu. (Roni Marzuki)

Monday, April 27, 2020

Forum CSR Benteng Serahkan APD Ke 6 Puskesmas


Bengkulu Tengah, Darah Juang- Tindak lanjut percepatan penanganan kasus Covid-19 oleh Pemerintah Daera Bengkulu Tengah terus berlanjut. Melalui Forum CSR Bengkulu Tengah Hari ini Senin 27 April 2020 menyerahkan bantuan APD kepada 6 Puskesmas dilingkungan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Bengkulu Tengah, Budiman Efdi mengatakan penyampaian alat pelindung diri (APD) kepada Puskesmas ini guna membantu petugas kesehatan dalam menangani kasus Covid-19. Jelas Budiman usai menyerahkan APD Kepada Puskesmas Arga Indah II.


"Alat pelindung diri ini kita serahkan kepada enam Puskesmas lingkungan Pemerintah Daera Bengkulu Tengah yaitu: Arga indah 2, Aturan mumpo, Renah kandis, Sekayun, Pagar jati dan Pematang tiga" Jelas Budiman.

Diketahui ikut hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Bengkulu Tengah, waka 1,2 dan Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah. (Roni Marzuki).

Sandiaga Uno Dorong Kesadaran Politik Millenial


Oleh: Medio Yulistio, SE

Kehadiran Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 mampu menggugah kesadaran politik kelompok Millenial. Tidak seluruhnya memang, tapi setidaknya memberi kesan terhadap keterwakilan kepentingan yang berpihak kepada kaum muda. Pelak, semenjak kemunculannya sebagai Cawapres, para anak muda berani mendiskusikan politik secara terbuka: dimeja-meja kopi ataupun tempat tongkrongan lainnya.

Bahkan tidak butuh waktu lama, sosoknya menjelma menjadi salah satu kekuatan politik di Indonesia. Dengan berlatar belakang pengusaha muda nan tampan, ia digandrungi (rata-rata) oleh pemilih pemula: dapat dilihat dalam instagram miliknya, kurang lebih 7,1 juta pengikut dihalaman resminya. Dan hampir semuanya adalah anak muda - yang notabenenya tidak pernah peduli terhadap urusan politik - dan termasuk dalam kategori massa yang mengambang (floating mass).

Fenomena ini juga terjadi dalam perhelatan politik di Malaysia. Fakta kebijakan yang tak bersahabat oleh rezim berkuasa menjadi salah satu faktor yang mendorong terciptanya bandwagon effect pada ruang kesadaran politik kaum muda. Bahwa penguasa tak pernah berpihak pada mereka. Akibatnya, perlahan namun pasti, kesadaran ini membesar, sampai tak mampu lagi dibendung petahana. Najib bersama koalisi partai berkuasa tumbang. Mahathir bersama Pakatan Harapan melenggang; swing votter menjadi penentu (Arief Budiman).

Sesuatu yang populis biasanya mendorong terjadinya "bandwagon effect" terhadap publik - atau pasar dalam istilah ekonomi. Sesuatu yang memiliki tren pasti memiliki pengikut. Bukan karena ketahuannya terhadap suatu produk, tapi lebih disebabkan "ikut-ikutan" dan ingin merasa menjadi sama-sejajar dalam hal-hal yang ramai digunakan atau diperbincangkan untuk menjadi gaya hidup.

Perhatikan bagaimana sneakers menjadi kebutuhan dan gaya hidup bagi anak muda sekarang. Tentu pula masih ingat dalam rentang waktu lima belas tahun kebelakang bagaimana generasi kita begitu mengidolakan celana borju, rambut segi, smoothing ataupun lainnya. Atau untuk generasi 80an yang lebih memilih celana jubrai sebagai bentuk maskulinitas-nya. Ya, setiap era memiliki simbol dan tandanya sendiri.

Dalam teori psikologi massa, masyarakat cenderung beranggapan bahwa apapun yang dilakukan orang banyak akan dianggap bagus dan benar. Ukuran benar dan salah, baik dan buruk, akan ditimbang berdasarkan banyaknya massa yang mendukungnya, bukan berdasarkan hasil pemikiran logis dan kritis.

Dengan kata lain menurut Komarudin Hidayat, massa lebih menyukai sikap emosional berdasarkan perasaan suka dan tidak suka, bukannya pemikiran logis dan tidak logis. bandwagon effect lebih bersifat emosional ketimbang rasional.

Dalam dunia politik, khususnya dalam konteks prilaku memilih masyarakat (voting behavior), bandwagon effect dapat diartikan sebagai sebuah kecenderungan seseorang untuk memilih seorang kandidat atau pasangan calon yang lebih diunggulkan atau terlihat lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya. Makanya penting sekali kandidat membangun skema-skema yang dapat menjadi trending topic diruang sosial - dengan cara-cara alamiah ataupun yang seolah terlihat alami: hasil survey, poling, penggiringan opini dimedia, atau indeks-indeks keberhasilan lainnya. 

Proses keunggulan atau kelebihan inilah yang mesti dikapitalisasi seluas-luasnya untuk menjadi referensi publik. Membaca arah dukungan pemilih - dan tingkat kepuasan publik secara seksama itu penting. Sebab  informasi itu diperlukan oleh publik karena pilihan-pilihan mereka akan menjadi keputusan publik dan berpengaruh pada kepentingan publik. Karena itu, publik berhak tahu sejak dini keputusan publik apa yang akan terjadi dan kebijakan publik apa yang akan dibuat kemudian. Survei ataupun ukuran-ukuran lainnya adalah salah satu cara sistematis untuk memenuhi hak-hak publik itu, termasuk hak untuk mengetahui sejak dini warna dan corak (track record serta platform) dari seorang kandidat.

Akan tetapi, jika dalam politik (elektoral) anda melakukan hal-hal yang fantastis dan sensasional dengan mobilisasi isu yang luar biasa, kemudian itu tidak menyebar dan menular menjadi trend positif, pasti ada yang salah terhadap perhitungan langkah-langkah yang anda terapkan: Strategi tanpa taktik adalah jalan yang paling lama menuju kemenangan. Taktik tanpa strategi hanyalah kebisingan menuju kekalahan, Sun Tzu.

Bandwagon: Kereta musik yang menggiring permainan sirkus.

Sunday, April 26, 2020

Lawan Covid-19, Umat Budha Bengkulu Bersatu


Bengkulu, Darah Juang- Umat Buddha Provinsi Bengkulu di koordinir oleh Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI)   dan  Ketua Yayasan Buddhayana Indonesia  (YABUDHI) Provinsi Bengkulu  salurkan 200 paket sembako pada masyarakat  terdampak covid 19. 

 
Ratusan sembako ini dibagikan dalam rangka membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid 19 guna meringankan beban masyarakat yang terkena dampaknya. 

Ketua  MBI Ibu Hervani menjelaskan Banyaknya masyarakat yang di PHK ada yang oleh perusahaan tempatnya bekerja merumahkan karyawanya hingga batas waktu yang belum ditentukan.  Ini menambah daftar panjang kesusahan warga masyaraakat di saat inilah MBI dan YABUDHI hadiruntuk sedikit lebih meringankan beban masyarakat.

Ditambahkan Hervani  "menjelaskan bahwa MBI dan YABUDHI bekerja sama dengan Bimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu  adalah tahap 2. Setelah sebelumnya telah menyalurkan bantuan di dua kecamatan yaitu kecamatan Telok segara dan Kecamatan Gading Cempaka.  Pada tahap 2 ini menyalurkan 200 paket sembako di Kecamatan Ratu Sampan. Adapun bantuan ini disalurkan pada yang membutuhkan utama pada tukang ojol, ojek dan masyarakat yang terkena dampak corona. Ujar hervani" 27 April 2020

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu yang diwakili Pembimas Buddha Warlan, SE., M.Pd mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam dalamnya atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara MBI dan YABUDHI selama ini. Semoga bantuan yang di berikan dapat membantu meringankan saudara –saudara kita yang terkena dampak Covid 19  tegas warlan.  (Roni Marzuki)

Komandan Korem 041 Garuda Emas Berganti, Suasana Haru Dimewabanyah Covid-19

Danrem Baru, Perkuat Sinergi & Semangat Bangun Bengkulu

Bengkulu, Darah Juang- Suasana haru terasa saat melepas kepergian Komandan Korem 041 Garuda Emas Sabtu 25 April 2020 Petang Kemarin.  Moment mewabahnya covid-19 di gelar sederhana pisah sambut oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak membuat air mata tertetes tanpa sadar.

Gubernur Rohidin menyampaikan terima kasih atas pengabdian Kolonel Inf Dwi Wahyudi selama menjabat sebagai Danrem 041 Gamas sejak awal tahun lalu. Yang kini melanjutkan tugasnya di Markas Kodam II Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan. 

"Alhamdulillah di bawah komando Dandrem sebagai Ketua PB Porwil,  ketika menjadi tuan rumah Bengkulu sukses menyelenggarakan Porwil Sumatera X dari pembukaan hingga penutupan, dan berhasil menempatkan diri di urutan ke tiga peraih mendali terbanyak," ulas Rohidin. 

"Saya sebagai Gubernur merasakan betul hubungan kerja tidak hanya dalam bentuk komunikasi kedinasan, tapi hubungan pertemanan dan kekeluargaan terasa begitu dekat. Sehingga tidak ada yang sulit baik dalam kegiatan formal pemerintahan  maupun kegiatan sosial kemasyarakatan," papar Rohidin yang optimis sinergi terus terbangun. 

Gubernur Rohidin juga menyambut kehadiran Komandan Danrem 041/Gamas Bengkulu yang baru Kolonel Kav Yanuar Adil. Dirinya mempunyai harapan besar kepada Kolonel Kav Yanuar Adil untuk  bekerjasama dengan Pemprov Bengkulu dalam membangun Bengkulu lebih baik.

Hal tersebut juga diakui Kolonel Inf Dwi Wahyudi. Menurutnya sinergi antara pemerintah Provinsi Bengkulu dan Forkopimda serta element masyarakat lainnya sudah sangat luar biasa.  Contohnya dalam penanganan wabah Covid, semua pihak bahu membahu melakukan segala upaya melawan penyebaran pandemi Virus ini.

"Bengkulu sudah menjadi tempat yang berkesan buat saya.  Saya berharap semoga tetap bisa menjalin silaturrahmi kepada Pemprov Bengkulu walaupun saya sudah dipindah tugaskan ke tempat lain," pamit Kolonel Inf Dwi Wahyudi.

Sejalan, Dandrem 041 Gamas yang baru Kolonel Kav Yanuar Adil menyatakan siap membantu pemerintah dalam rangka membangun Provinsi Bengkulu dan menyejahterakan masyarakat. Dalam waktu dekat ini, fokusnya pada percepatan penanganan Covid-19.

"Kita sudah pesan 1000 masker dan akan disebar ke Kodim yang  nantinya akan kita bagi-bagikan kepada masyarakat," Danrem 041 Gamas yang sebelumnya menjabat Inspektur Akmil, kala pisah sambut. (Roni Marzuki)

Pemuda Bengkulu Dukung Chrisman isi Kekosongan Staf Khusus Presiden

Rigen Sudrajat

Bengkulu, Darah Juang- Belum lama ini beredar kabar dua staf khusus Presiden Republik Indonesia mengundurkan diri yakni Adamas Belva Devara dan Andi Taufan. 

Untuk mengisi kekosongan staf khusus ini bermunculan banyak nama salah satunya datang dari Chrisman Damanik.

Nama Chrisman Damanik saat ini muncul kuat dalam kajian Pemuda Bengkulu. Ketua Cabang GMNI Bengkulu, Rigen Sudrajat berpendapat bahwa munculnya nama Crisman Damanik untuk mengisi staf khusus Presiden adalah kabar baik. 26 April 2020 

"Chrisman Damanik selaian telah mumpuni untuk mengemban tugas yang ditinggalkan Belva dan Andi saat ini. Ia (Red) memiliki kompetensi, integritas, dan berpengalaman" Kata Rigen kepada media ini di sekretariat GMNI 26 April 2020 Siang.

Ditambahkan Rigen "Bung Chrisman selain pengusaha beliau juga memiliki pengalaman sebagai aktivis mahasiswa yang kerap turun kepada rakyat kecil hingga akhirnya menduduki Jabatan Ketua Presidium GMNI periode 2015-2017"

"Bung Crisman sering membantu masyarakat kecil juga dalam aktivitas advokasi hukum melalui LBH Trisakti. Kami yakin dengan segala kompetensi yang dimilikinya, beliau bisa memberi sumbangsih positif bagi Pak Jokowi dan juga bagi masyarakat Indonesia”. Tutup Rigen (Roni Marzuki)

Lockdown: Upaya Perlindungan Bagi Keselamatan Rakyat

Oleh: Medio Yulistio, SE Melihat grafik kenaikan korban virus  Corona (Covid-19) di Indonesia ini sungguh mengkhawatirkan. Laju tumbu...